Selasa, 09 April 2013

The Libertines "death on the stairs"


Halo... kembali lagi nih gw mau mereview tentang sebuah band, kali ini yg jadi korban adalah..... The Libertines.
Hayo siapa tau?? pasti tau lah yaa The Libertines.. masa gak tau...? waah paraaah.... tapi gak ada kata telat untuk mendengarkan musik yang keren kok, hehehe. 
Jadi untuk yang belum tau, The Libertines merupakan sebuah band dari tanah Britania sana..tepatnya berasal dari London,yang dibentuk tahun 1997 oleh dua frontman nya yaitu Pete Doherty dan Carl Barat.
Menurut gw sendiri sih The Libertines lebih membawain musik garage rock atau kadang banyak yang nyebut juga kalo The Libertines itu indie rock.


Jadi Pete Doherty yg sekarang jadi pentolan Babyshambles ini, dan juga Carl Barat adalah sahabat sejak remaja. Pertama bertemu disekolah dan mereka akhirnya tinggal bareng,nulis lirik dan bikin lagu bareng.
Berjuang ngirimin demo lagu-lagu mereka walau hasilnya nihil, akhirnya Pete dan Carl dapat secercah harapan ketika seorang dari perusahaan musik nemuin mereka saat manggung di Bar lokal dan tertarik dengan musik mereka,karena melihat musiknya memiliki kesamaan seperti The Strokes sedang yang mengguncang Amerika pada saat itu..


The Libertines sempat merajai kancah permusikan di era awal 2000an sampai beberapa tahun kemudian. Sempat digadang-gadang jadi salah satu band Britania paling berprospek cerah yang akan menginvasi dunia industri musik, The Libertines sayang sekali terpaksa harus hiatus atau mungkin lebih tepatnya bubar dikala mereka justru saat sedang menikmati dan mendaki kejayaannya dipertengahan 2004.

Tahun 2002 release lah album mereka yang pertama Up The Bracket yang banyak disebut sebut media sebagai salah satu album terbaik musisi inggris dari beberapa dekade terakhir.


NME magazine menempatkan Up The Bracket diperingkat 10 dalam Greatest British Album Ever. dan gw setuju banget, secara keseluruhan lagu-lagunya so garage rock banget deh.. duet guitar Pete Doherty dan Carl Barat emang canggih bgt. walau ga rumit-rumit tapi menciptakan alunan yg OKE banget. Ditambah ketukan dan gebukan drum dari Gary Powell yg selaras banget sama bass nya John Hassall. bener-bener enak buat didengerin lagu-lagu di Up The Bracket, mempresentasikan banget semangat anak-anak muda Britania ini..

Ngga lama setelah rilis album dan sedang menjalankan berbagai konser, Pete Doherty mulai kecanduan kokain dan celakanya bukan hanya kecanduan saja,tapi benar-benar kecanduan berat. sampai-sampai Carl mulai jengah dengan perilaku Pete.
Akhirnya dalam satu konser Pete tidak diikut sertakan oleh para personil lain.. ini yang kemudian membuat Pete merasa tersinggung dan marah dengan Carl, akhirnya Pete dengan bodohnya mencuri guitar Carl dirumah. dan kemudian berbuntut panjang dengan Carl melaporkan Pete ke polisi dimana kemudian Pete harus mendekam beberapa bulan dipenjara.

Tapi, sangat mengharukan ketika hari dimana Pete keluar dari penjara, Carl sudah menunggu didepan gerbang. Dan mereka dalam beberapa jam setelah Pete bebas langsung mengadakan Guerilla gigs yang sangat legendaris. sampai-sampai moment emosional reuni sahabat lama ini dissebut sebut sebagai salah satu konser paling dikenang.

Kembalinya Pete Doherty otomatis The Libertines kembali lengkap dan menjalankan serangkaian tour juga menulis album selanjutnya yaitu album self tittle "The Libertines" pada tahun 2004


album ini garis besarnya menceritakan cerita-cerita antara kedua frontman The Libertines.
Dimana dalam lagu Can't Stand Me Now yang menceritakan panas dan redup kisah mereka berdua dalam The Libertines. Lalu lagu What Katie Did yang menceritakan bagaimana Pete Doherty yang tidak bisa berhenti dengan kecanduan kokain.
Bahkan dalam sesi rekaman ini pun Pete kembali kecanduan berat lagi, keributan dua sahabat lama Pete dan Carl pun terulang kembali. sampai-sampai pihak label rekaman,harus menyewa petugas keamanan tiap sesi rekaman "The Libertines" untuk menghindari Pete dan Carl berkelahi.

Ajaibnya,walau proses rekamannya sendiri berantakan dengan masalah, album The Libertines bisa rampung. Bahkan menelorkan lagu-lagu yang sangat keren dan penuh makna tiap lagunya. buktinya single-single nya dan album The Libertines sendiri merajai chart musik di Inggris.

Namun setelah proses  rekaman rampung, Pete Doherty tak diijinkan Carl Barat untuk tour bersama The Libertines sampai Pete benar-benar dinyatakan bersih dari kecanduannya. Saat itu Pete Doherty lebih banyak menghabiskan waktunya untuk proyek solo karir dan juga band barunya Babyshambles.
Konser terakhir The Libertines adalah pada Desember 2004, walau mereka sendiri tidak menyatakn bubar tapi sampai saat ini mereka tidak pernah kembali lagi bersama-sama dengan nama The Libertines.

Uniknya dari The Libertines ini,pasti kalo manggung gak lupa bawa atribut bendera Union Jack atau Inggris Raya, entah dipajang jadi background stage,ditaroh di amplifier bahkan biasanya diikatkan jadi semacam wristband ditangan para personil. sepertinya mereka sangat bangga akan kebangsaannya.hehe
Satu yang jadi ciri khas lagi adalah perform dari 2 frontman The Libertines, Pete dan Carl yang begitu mesra dipanggung,seperti bernyanyi dalam satu mic begitu dekatnya.


Kabar yang menggemparkan dan mengejutkan publik muncul saat The Libertines menyatakan akan reuni di R+L festival 2010. 6 tahun berpisah The Libertines kembali! Dan benar saja,konser mereka di Reading pun sempat dihentikan petugas keamanan karena penonton yang begitu bersemangat hingga bisa memicu kerusuhan.
Siapa yang gak nangis coba?? saat di konser Reading Festival 2010 pas sebelum bawain Time For Heroes kalo ga salah, kepala Carl Barat nyender ke bahu Pete Doherty dan seketika dirangkul oleh Pete Doherty. penonton pun langsung sorak sorai saat moment itu.

Bagaimanapun juga terlepas umur band The Libertines yang tak panjang di industri musik beserta kontroversialnya Pete Doherty dengan kecanduan beratnya dengan narkoba dan tensi hubungan naik turun antara Pete dan Carl, The Libertines merupakan sebuah band yang luarbiasa yang bahkan masih akan terus dikenang para penggemarnya. Sayang sekali memang, ketika dipuncak ketenarannya,saat mereka mulai mendaki tangga kesuksesan besar The Libertines harus bubar ditengah jalan, sama tragisnya seperti lagu mereka Death on the stairs.

Berikut ini beberapa lagu The Libertines yang bagus dan enak didengar menurut gw dan harus kalian coba dengerin satu persatu jika membaca ini :

1. Can't stand Me Now. -dibuka dengan intro yang asik banget lagu ini.
2. Time for Heroes. -lagu ini menurut gw mengintepretasikan The Libertines banget dengan segala ke'liaran'nya.
3. Death on Stairs.
4. What a Waster.
5. What Katie Did. -lagu slow dari The Libertines yang sungguh enak banget.
6. Don't Look Back into The Sun.
7. Up The Bracket.
8. Music When The Lights Go Out.
9. The Delaney.
10. Horrorshow.
-----------------------------------------------------------------------------------
Bonus lagu Pete Doherty yang asik dan juga lagu-lagu Babyshambles (band Pete Doherty saat ini) yang enak menurut gw :
1. Pete Doherty - The Last of The English Roses.
2. Pete Doherty - For Lovers.
3. Babyshambles - Killamangiro. (lagu terbaik Babyshambles menurut gw)
4. Babyshambles - Albion.
5. Babyshambles - Fuck Forever.
6. Babyshambles - What Katy Did Next. (apakah ini kelanjutan dari What Katie Did-nya The Libertines?)



Rabu, 27 Februari 2013

TAME IMPALA Gebrakan Australia dan Kerinduan Era Psychedelic!


Halo,kali ini gw akan sedikit mereview sebuah band yang unik asal negara tetangga kita.
Tame Impala mungkin bagi kalian yang kurang mengikuti musik luar negeri yang gak mainstream nama Tame Impala pasti asing.

yap,Tame Impala band yang digawangi Kevin Parker ini adalah sebuah band dari Perth, Australia yang menurut gw sih secara umum bergenre Psychedelic Rock dan Indie Rock. unik karena medio 2000an hingga saat ini sedikit sekali band-band yang berhaluan psychedelic.
gw sendiri baru tau ada band ini sekitar tahun 2011, karena gw tertarik dengan namanya dan iseng-iseng dengerin. Ternyata lumayan keren.

Pertama kenal sih sama lagu Expectation, entah kenapa sekali dengerin kesan pertama mengena banget dikepala.suara gebukan drum dan gitar nya di intro langsung menarik,apalagi jarang gw denger gaya-gaya vokalnya Kevin Parker yang sangat-sangat tahun 60an-70an banget!
dengerin Expectation belum terlalu ketahuan sihh rasa psychedelic-nya,
Lalu coba dengerin It's Not Meant to Be. waah gila nih langsung berasa balik ke jaman bocah tatkala diminggu pagi,dimana Ayah gw sering muter lagu-lagu Pink Floyd. Jujur aja,dialbum Innerspeaker ini memang menurut gw kurang mengigit. Tapi tetep loh Album ini jadi best album 2011 menurut majalah Rolling Stones.

Innerspeaker Cover (2011)

Puncak kegilaan Tame Impala hingga saat ini mungkin saat merilis album Lonerism diakhir-akhir tahun 2012. 
cuma satu kata deh, "Gila!". gak berlebihan juga gw bilang album ini sangat Luarbiasa karena memang hampir seluruh lagu di album ini bagus-bagus dan enak didenger. Nuansa psychedelic-nya lebih terasa daripada album Innerspeaker. dan emang kalo didengerin,album Lonerism berasa Pink Floyd terlahir kembali dalam bentuk yang lebih modern.
Gw gak bilang album Lonerism lebih baik dari album-album Pink Floyd. yap,Pink Floyd tetep menjadi salahsatu band terbaik sepanjang sejarah dengan karya-karyanya yang brilian. Namun, Tame Impala seperti mendobrak kerinduan para penikmat musik-musik yang gak mainstream,nyleneh,serius,namun enak didengarkan seperti aliran psychedelic rock ini.

Jangan berpikir aliran psychedelic-nya Tame Impala susah dicerna, sama sekali tidak.. Dengan nuansa musik yang lebih modern dan orisinalitasnya Tame Impala berhasil menciptakan lagu-lagu yang justru sangat damai buat didengerin.
Lonerism Cover (2012)

Buat sekedar rekomendasi, gw pilih lagu-lagu Tame Impala yang enak dan bagus didengerin bagi kalian yang ingin mencoba dengerin Tame Impala dari album Innerspeaker dan Lonerism:

1. Why Won't They Talk To Me?
2. Apocalypse Dreams
3. Elephant
4. Expectation
5. It's Not Meant To Be
6. Feels Like We Only Go Backwards
7. Be Above It
8. That's All For Everyone
9. Mind Mischief
10. Endors Toi

Ga salah media musik besar macam NME dan majalah Rolling Stones kembali menobatkan Tame Impala dengan Album Lonerism sebagai Best Album 2012.

Mungkin periode 2000 hingga 2010 Rolling Stones menobatkan Radiohead,The Strokes,The Libertines dan Arctic Monkeys sebagai jajaran yang terbaik dalam satu dasawarsa terakhir, tapi gw yakin karya-karya Tame Impala band dari negeri tetangga kita ini pasti jadi salahsatu yang terbaik satu dasawarsa berikutnya.

Paling tidak Tame Impala dengan musiknya yang unik ini telah menggebrak dunia dan mendobrak kerinduan para penikmat musik psychedelic setelah era keemasan Pink Floyd beberapa puluh tahun silam...

Senin, 14 Januari 2013

Sikunir dan Berburu Sunrise di Puncak Para Dewa



 
Halo cuk.. Kali ini gw ada sedikit oleh-oleh cerita dari Trip "dadakan" gw ke dataran tinggi Dieng. Ya, trip yang sangat mendadak tiba-tiba aja hari itu juga gw backpackeran dari Semarang ke Sikunir, Dieng. Jadi ceritanya bermula sedikit tragis, waktu itu hari Kamis, kenapa gw inget banget hari itu hari apa? Jawabannya tidak lain karena gw ga masuk untuk mengikuti ujian tengah semester SIA. gara-gara bangun kesiangan. Kenapa gw bangun kesiangan? karena gw pikir hari kamis itu ujian dimulai pukul 10.00 seperti biasanya. Ternyata tidak,ujian hari itu mulai pukul 08.00. Faak :) Tuhan Mengutuk orang yang bikin jadwal ujian. 

Eh, waktu gw lagi uring-uringan bingung dengan masa depan perkuliahan gw disemester ini, tiba-tiba ada yg bbm gw, ternyata sobat gw dari jogja ngajakin gw buat trip ke Dieng. pertama yg terlintas dibenak gw "wah pas banget nih,gw emang butuh refreshing biar ga setress.. tapi kenapa dieng? apa spesialnya selain dataran tinggi?" 
hehehe woless.. Setelah perjalanan ini,gw baru tau kalo Dieng itu bener-bener dua jempol!

Tanpa ganti baju atau mandi, gw langsung masukin satu sweater nordic kedalam tas,karena gw tau udara Dieng itu dingin banget. Dan berangkatlah gw menuju meeting point disebuah Resto di Kledung,Wonosobo. gw berangkat dari semarang meluncur dengan motor berdua dengan temen gw, Brian. 

Setelah satu jam lebih menunggu di Resto sambil ngopi-ngopi, akhirnya rombongan teman dari Jogja datang. Ada 5 orang, Arda,Dimas,Icho,Fafa,Uma,Ardian. geblek nya nih, ternyata mereka ini pada istirahat disebuah mini market cuma  seratus meter dari meeting point. dan gw ama Brian nunggu lama di meeting point. -_-
setelah ketemuan dan personil lengkap, langsung lah perjalanan malam hari ke Dieng dimulai.

Setelah mampir buat mengisi perut dengan nasi goreng dislah satu warung tenda di Wonosobo,kami melanjutkan petualangan ke Dieng dimalam hari. 
Memasuki wilayah Dieng, pas bgt udah sekitar tengah malem. gilaa udaranya luarbiasa dingin. Gokil,gw lupa bawa sarung tangan ampe jari-jari tuh rasanya sakit saking dinginnya.
tapi pemandangan dimalam itu indah banget, kebetulan lagi terangbulan,nglewatin sawah dan kebun-kebun yang kelihatan samar-samar terkena terangnya sinar bulan. Mulai motor menanjaki jalan yang rutenya naik lumayan terjal untuk memasuki desa sembungan. yang konon merupakan desa tertinggi di pulau jawa.

Nah sampai di desa tersebut,kita mulai bingung nih.. mau nginep dimana? masa iya, diluar terus nunggu sampe pagi? dinginnya gak nguatin banget pokoknya! Tapi kami ini tau sendiri laaah... Mahasiswa yang ga ada "potongan" punya duit. hehe
akhirnya waktu lagi berunding dipinggir jalan,ada seorang bapak-bapak, nawarin sebuah homestay untuk disewa. beuuh! makan aja tiap hari diburjo ditawarin nyewa homestay. haha
tapi karena emang hawa dingin yang udah ga bisa diajak kompromi, akhirnya dimulailah tawar menawar dengan bapak-bapak tadi untuk masalah sewa homestay.

Setelah basa basi tawar menawar yang cukup lama, dapat lah kami sebuah homestay. dan harga per malamnya waktu itu kalo ga salah 100ribu. edaaaan! murah banget,dibagi rata ama personil kita yang ada 8, kira-kira satu anak cuma ngeluarin duit 15ribu aja.. tempatnya bersih dan lumayan bagus kok. 
nah disitu udah disediain kentang mungkin ada 3 kilo, telur ayam satu keranjang, gula,kopi satu toples. dan air panas yang tinggal direbus sendiri.

ini dikamar Homestay nya cuk..

bonus exclusive foto alien nemu di dieng

berbekal mie instant dan ada telor ayam juga kentang, dimulai lah pestanya malam itu.bikin kentang goreng,kentang rebus,omlet dan kopi panas buat menghangatkan diri biar badan rada anget, kasian juga si otong udah mengkerut . hehehe
perut kenyang, kita memutuskan istirahat biar besok pagi ga lesu beburu sunrise nya.
kayaknya cuma tidur 2 jam, alarm udah meraung-raung tandanya udah jam 3 pagi.
Langsung dah siap-siap walau badan masih pegel-pegel menempuh jarak yang lumayan dari sore sampe tengah malem, ditambah dinginnya air setelah berwudhu untuk melaksanakan sholat sebelum memulai perjalanan ke puncak sikunir.

Perjalanan dimulai sekitar pukul 4 pagi, menaiki perbukitan dengan berjalan kaki. awal perjalanan asik banget suasananya begitu segar,walau dinginnya tetep menusuk tulang. nah pas mulai setengah jalan terasa banget deh oksigennya masih tipis banget! walau rata-rata kami ini anak yang pengalaman naik gunung,tapi bener-bener dah pendakian saat itu bikin tenaga terkuras banget.
perjalanan naik puncak sikunir

Ada kejadian lucu, jadi salahsatu temen gw kebelet boker ditengah perjalanan,dan ga bisa nahan lagi. akhirnya dia nyari tempat agak jauhan dan memulailah ritual boker nya.hahaha gw kasih satu botol minuman buat cebok.
tiba-tiba temen gw tuh dari jauh teriak-teriak, gw kaget.. gw kira otong nya digigit ular atau apa, ternyata botol minuman yg tadi gw kasih ke dia tumpah tak bersisa. yaudah daripada nangis ga bisa cebok akhirnya kita merelakan botol minuman terakhir buat cebok temen gw yang konyol satu ini. Faak :)

Tapi emang Tuhan itu selalu bersama orang yang gagal mengikuti UTS, gagal ikut UTS kemarin, digantikan dengan pemandangan dan pengalaman indah di Puncak Sikunir.
sesampainya di puncak Sikunir. cuma satu kata, "absolutely beautiful".
.
foto ini diambil oleh teman kami,Dimas. - menjelang sunrise di puncak sikunir

luar biasa sunrise di sikunir

terlihat masih ada bintang atau planet venus.. entah laah..

ga ada henti-hentinya mengucap kekaguman atas apa yang kami lihat. dan ga ada hentinya senyum kami terkembang puas atas pengalaman yang kami rasakan ini. hehehe 


matahari mulai nampak keemasan


playing harmonic

Eh gataunya disana ketemu ama turis mancanegara asal Perancis looh.. namanya Olivier sama satunya lagi gw lupa. dan mereka berdua ini udah keliling puncak di Jawa, habis dari Sikunir ini, katanya mau ke Sumatera. sempet foto bareng juga


karena udah lewat sunrise nya, yaudah kami memutuskan untuk turun kembali ke desa sembungan.
nih foto-foto waktu turun dari sikunir



mejeng dipohon

Perjalanan nurunin Sikunir ga kalah Oke, menuju desa kami jalan-jalan nglewatin sawah dan kebun-kebun sayuran yang hijau banget kanan-kirinya pokoknya! udaranya juga bersih. juara cuk!






beberapa hasil jepretan saat kembali menuju desa sembungan.
Waktu menuju desa juga melawati sebuah telaga. namanya Telaga Cebong. Ga tau juga kenapa dinamakan telaga cebong.  


telaga cebong

 native child












Ketemu kalkun dijalan



Balik ke homestay sangat surprise! udah tersedia kopi panas, kentang goreng dan kentang rebus satu piring! Bukannya apa-apa sih..Tapi kami bener-bener low budget. masa iya sih sewa vila 100ribu semalem dapat telor,kentang,kopi,gula sepuasnya. eh waktu pagi-pagi balik vila udah disuguhin makanan lengkap! Buseeet kayaknya makanan sejak tadi malem belum dihitung dan bakalan bayar kena banyak nih..
akhirnya kami tanya saja ama pemilik homestay nya, ternyata eh ternyata makanan minuman semuanya gratiiiiis! udah termasuk 100ribu semalem tadi. pelayanannya ramah banget pula.. 

Gw bener-bener rekomendasiin homestay yang satu ini Namanya "Sikunir Homestay" Pemiliknya Bapak Tuyali. telpon aja 08282558317 atau 085227718555 pemiliknya Bapak Tuyali.

Abis makan, packing, dan pamitan ama Pak Tuyali, kami langsung pulang. tapi dijalan sempet mampir dulu di objek wisata Telaga Warna.
sebenarnya tempat ini bagus sih.. cuma airnya berbau belerang sangat menyengat. tapi airnya berwarna hijau,biru muda, dari jauh seperti hamparan cermin yang mengkilat. Sungguh Luarbiasa pemandangannya.
sayang kami ga lama ditempat ini,karena harus menunaikan ibadah sholat jum'at. dan berakhirlah petualangan gw di dataran tinggi dieng bersama sobat-sobat gw.

ini ada beberapa jepratan foto dari teman gw Dimas.





 kiri ke kanan: dimas,ardian,fafa,uma,icho,adit,brian,arda


Sabtu, 12 Januari 2013

Backpacking Gila ke Pulau Sempu


Apa yang ada dibenak kalian cuk? Surga? haha mungkin terlalu berlebihan kalo menyebutnya sebagai surga. Tapi gw pastikan ini sebuah potongan kecil dari tempat yang kalian bayangkan sebagai Surga. cuma kurang bidadari - bidadari doang, mungkin bisa lah kita sebut surga. hehe

Kalian pikir ada dimana tempat ini? Thailand? Koh Phi Phi Island? Salah besar cuk! ini di Pulau Sempu. Bagi yang pernah nonton Film The Beach nya Leonardo Dicaprio, dimana dia berekspedisi ke sebuah tempat berupa pantai yang dikelilingi bukit-bukit dan hutan, nah kira-kira begitu gambaran Pulau Sempu. atau bisa kita sebut tempat yg ada di film The Beach mirip banget dengan Pulau Sempu. Sebuah Laguna yg dikelilingi bukit-bukit kecil bagian pulau yg berbatasan dengan hutan dan juga dikelilingi bukit-bukit karang yang langsung membatasi Laguna ini dengan Samudera Hindia. bayangin deh betapa tenang dan private nya kamu kalo berada ditempat ini. Like a boss pokoknya cuk.. hehehe

Lokasi Pulau Sempu di kecamatan Sumbermanjing, masih teritori Kota Malang, Jawa Timur.
Mau pamer dikit nih, gw udah pernah ketempat ini. kira-kira pada bulan Juli 2012. Eh bukan kira-kira diing, tepatnya tanggal 17 - 21 Juli, gw mulai petualangan backpacking dari Jogja menuju Pulau Sempu.
Gak Mungkin juga gw sendirian... bisa ilang dijalan gw. hehehe iya,gw berpetualang bersama 4 kawan gw. Sebelumnya sebenernya gw sendiri abis mengeksplore kota Jogja. tapi karena disini gw cerita tentang Pulau Sempu,gw ceritain perjalanan gw ke Sempu aja. 
ini personilnya cuk..
ini foto sebelum kita berangkat, sayang yang selamat sampai Pulau Sempu cuma 5 orang yang ada ditengah.. hahaha
yang dua orang paling pinggir memilih balik ke kampung halaman setelah UAS.
Perjalanan dimulai dengan naik kereta Pasundan dari Stasiun Lempuyangan, Jogja pukul 15.00 kalo ga salah. menuju Surabaya,di Stasiun Gubeng. kira-kira perjalanan ditempuh selama 8-9 jam. tiketnya seharga 35 ribu kalo ga salah.
kalian mungkin udah bisa bayangin sendiri deh bosennya didalem kereta ekonomi yg penuh sesak,ditambah para pedagang asongan yg ga ada berhentinya dari siang ampe malem. Bosen? ga juga kok.. untung waktu gw jalan-jalan di Jogja gw sempet mampir ke Pasar barang-barang antik. namanya Pasar Klitikan. ya pokoknya gitulah seinget gw namanya. nah dipasar itu gw tertarik membeli ukulele seharga 40ribu aja. Niatnya gw beli ukulele sih gw mau coverin lagu-lagu Never Shout Never ama adek gw. Kurang afdol kalo ga pake ukulele kayak Christofer Drew. hehehe eh,ternyata ukulele inilah yg menolong kita berlima dari rasa bosen di kereta.
temen gw Rengga main ukulele dikereta

nyampe di Surabaya itu tengah malem. ya,waktu itu kami bingung karena kereta tujuan Malang baru berangkat jam 5 pagi. akhirnya kita ga sia-siakan lagi dah buat Wisata malam di Surabaya. yang pertama kita serang adalah penjual nasi goreng! hehe nasi gorengnya rada aneh sih.. warnanya rada merah gitu. 

Setelah makan,kami jalan-jalan. Kebetulan dipinggir jalan gitu ada kedai minuman yg udah tutup. nah disitu ada colokan. akhirnya kami numpang charging. serius! kami numpang charging hp dipinggir jalan.hahaha  
 

cukup lama ngobrol disitu sambil nungguin baterai HP kami full. nih temen gw ampe ketiduran dijalan. gokiiil..
Karena kami kasihan ama temen kami satu ini yang molor dijalan, akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Stasiun, dan mendingan tidur di depan stasiun aja sampe nunggu pagi.
Nyamuknya depan stasiun Gubeng sumpaaah sadis bgt cuk.. datengnya keroyokan. badan gatel gatel semua. serius dah. hehe
pukul 4 pagi ternyata loket udah dibuka. dan antreannya udah ngekor bgt kayak uler. akhirnya setelah mengantri cukup lama, dapet juga tiket menuju malang,murah tiketnya cuma 4500an.
walau baru bangun tidur tapi semangat menuju malang

Eh,ternyata tiket yg kami beli itu tiket tanpa tempat duduk. jadilah kami dari Surabaya - Malang berdiri sepanjang jalan. ini pengalaman yg gokil abis.. berdiri di pintu kereta yg terbuka diantara sambungan gerbong. sambil menikmati pemandangan di Jawa Timur.
temen-temen gw kalo liat ada kursi kosong langsung dah pada molor, mumpung belum ada pemiliknya yg belum naik kereta. kalo pemilik kursinya datang, mereka dibangunin dan pindah ke kursi lain yg masih kosong dan begitulah seterusnya. hahaha

Setelah berdiri cukup lama dari Surabaya - Malang, sampailah kami di stasiun kota lama, Malang. dari depan stasiun kami langsung naik angkot menuju terminal Gadang. naik angkot cuma 3 ribuan saja. ya karena paling cuma 15 menit sampe. Nah sampe di Gadang, kami langsung diserbu calo. buseeet ditarik sana-sini ama calo-calo.   
Untung kami bisa menghindar dari calo-calo tersebut. Dan setelah tawar menawar yang cukup alot dengan seorang sopir yang tidak bisa kita sebutkan namanya,hehehe sebut saja Bunga. :p 
 akhirnya kita mencarter sebuah angkuatan umum seharga 90ribu sampe ke Sendang biru. jaraknya sekitar 90km lumayan lama kami menempuhnya sekitar 3 jam.karena emang medan perjalanannya naik turun bukit,berkelak kelok, terjal juga. gw juga didalem kendaraan rada ragu bisa nanjak apa kaga.apalagi pas nih mobil nanjak jalannya udah pelan banget kayak mau berhenti.gw berdoa dalem hati, Ya Tuhaan semoga kau beri sayap pada mobil ini.. bayangin dah kalo ga kuat nanjak terus angkotnya mundur turun ke jurang. pasti di dalem teriak-teriak kayak lagi naik jet coaster.

sampe disana langsung ijin ke Pos Polhut yg ada di Cagar alam Sempu. ngisi form ijin dan membayar ijin sukarela sebesar 30ribu. Selanjutnya dikasih wejangan ini itu, ditawarin jasa guide juga, sehari 100ribu. tapi kami nekat untuk menolak,walau ini perjalanan pertama kami. 
Setelah beres, Mulailah kami nyari kapal dari pantai Sendang biru untuk menyeberang ke Pulau  Sempu. Tarif nya 100ribu satu kapal.

menyebrang sekitar 15menit. kami tiba disisi paling luar pulau sempu.pemandangan pertama kali yang kami liat adalah hutan bakau. 

Dan petualangan gila kami baru saja dimulai.
Menembus hutan cuk..waktu itu juga lagi gerimis. Diawal perjalanan, kami bertemu dengan rombongan mahasiswa Kedokteran dari Undip, Semarang. akhirnya kami tracking masuk menembus lebatnya hutan sama-sama. dipimpin teman gw yg difoto atas itu. hehehe karena dia yang paling pengalaman masalah ginian.(ngakunya jebolan Jambore Pramuka tingkat Nasional) hahaha.

Kami berjalan ngikutin tanda tali berwarna merah yang diikatkan ke ranting-ranting pohon tiap beberapa meter.Nah ditengah perjalanan nih, tiba-tiba pimpinan regu gw bilang kalo jalannya didepan buntu.
WTF! tiba-tiba bilang gitu kaget bukan main gw. dan bener juga sih.. didepan udah ga ada jalan,melainkan tertutup vegetasi pohon dan semak-semak yang sangat rapat. dan emang sih sejak beberapa ratus meter kami ga nemuin tanda tali berwarna. akhirnya kita memutuskan untuk balik.sampe menemukan tanda tali berwarna yang terakhir. Untung saja setelah muter-muter ga jelas, akhirnya nemu juga itu tanda. Namun rombongan dari Semarang yang jalan bareng kita, memutuskan untuk balik ga melanjutkan perjalanan karena ragu dengan kami berlima. hehehe takut nyasar lagi.

Sementara kami berlima nekat untuk melanjutkan jalan lagi. Sialnya, kejadian tersesat nya ga cuma sekali. Namun ada part-2 nya! bener-bener dah.. dan yg kedua ini sampe bener-bener udah terlalu jauh masuk kedalam hutan di rute yang salah. Soalnya,pas kita memutuskan balik, bener-bener ga nemu jalan lagi! padahal udah kesegala mata angin kita cobain buat nyari jalan. Sialnya lagi turun hujan sangat deras. dan gara-gara hujan ini,ditambah hari yang udah mulai sore, suasana didalam hutan begitu mencekam! gelap banget cuuk! udah kaya malem hari gitu. Sumpah disana perasaannya campur aduk banget. khawatir,takut,bingung,frustasi semua jadi satu. Mana hp didalam hutan ga ada sinyal. Akhirnya kami kumpul,berdoa bareng. nah pas lg kebingungan gw inget, gw sempat foto di Pohon raksasa yg gede banget.Nah seinget gw sebelum ada pohon itu,masih ada tanda tali berwarna penunjuk jalan.

Nah dengan sisa tenaga yang masih ada, kami mencoba untuk mencari dan kembali dimana ada pohon yang besar banget itu. Hanya mengandalkan feeling,kami mencoba menyusuri kembali rimbunnya pohon dan semak. Puji Tuhan kami akhirnya menemukan pohon itu lagi. nah darisini, udah mulai terang pikiran kami. karena akhirnya menemukan tanda penunjuk jalan.
Ajaibnya nih, saking gagahnya atau saking begonya, kami ga patah semangat buat kembali menembus hutan lagi. pikir kami,udah tanggung udah separuh jalan. Kali ini dengan hati-hati dan masih diguyur hujan kami meneruskan tracking ditengah hutan.
sekitar 2 jam kami berjalan dibawah guyuran hujan,jalanan berkarang tajam dan juga berlumpur yg sangat-sangat licin. akhirnya dari kejauhan nampak juga destinasi kami. Pantai segara anakan bisa kita intip dari kejauhan. hehehe
pantai segara anakan dan karang bolong tempat masuknya air dari Samudera Hindia ke Laguna dari jauh

Perlu diketahui beberapa ratus meter sebelum sampai dipantai segara anakan, harus melewati jalanan tebing yang sangat licin karena berlumpur. Dan juga Lebarnya ga lebih dari 1 meter. Bener-bner harus hati-hati.
Tapi karena udah saking semangatnya melihat pantai yg udah ga jauh lagi. kami buru-buru menuju surga dunia ini.. hehehe

ini gambar dari google
ini kami, mejeng dulu di pantai.
main bola dipantai
bikin tenda cuk,dipinggir pantai
setelah 2 hari berada dipantai ini,kami memutuskan untuk pulang,karena mepet dengan awal Ramadhan. Masa iya,mau puasa di Pulau Sempu.. 

waktu balik dari segara anakan.
ini lagi nunggu kapal jemputan
nunggu angkutan umum untuk balik ke Malang

Sampai di Malang, lagi-lagi harus menunggu kereta yang berangkatnya jam 5 pagi untuk menuju Surabaya. Terpaksa harus tidur depan stasiun lagi. Tapi dinginnya malam di Kota Malang bener-bener dah bikin menggigil. 
Sampe Surabaya langsung lanjut kereta Logawa menuju Jogjakarta, dan perjalanan jalan-jalan kami pun berakhir didalam kereta Logawa bersama para pedagang asongan hingga samapai Jogja.

Sampai jumpa lagi Pulau Sempu.. Ko phi phi Island nya Indonesia. Janji deh gw bakal kesana lagi..